puisi lucu

Puisi Lucu Telepon Genggam ——————————— Jempol sedang mondar-mandir di depan telepon genggam. Sedari tadi sibuk mengumpulkan kata-kata yang berserakan di antara tombol-tombol. Alhamdulillah, kata-kata sudah berhasil dikumpulkan. Dengan segera jempol meluncurkan pesan kepada kekasih di jauh seberang. “Sayang, disini rindu semakin deras. Hati menggigil semakin keras. Segera kirimkan bantuan. Sepotong cinta dan secangkir senyuman hangat.” Satu jam lewat, dua jam lewat. Jempol masih dengan sabar menunggu balasan. Tiba-tiba telepon genggam terkejut menerima pesan. Lalu dibukanya pelan-pelan. Dan dari jauh seberang kekasih bilang. “Maaf, ini siapa ya?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s